Polbangtan Medan kukuhkan 155 mahasiswa baru secara daring dan luring

Polbangtan Medan kukuhkan 155 mahasiswa baru secara daring dan luring

Senin, 14 Desember 2020

Tapanuli Selatan (ANTARA) - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan mengukuhkan Mahasiswa Baru TA. 2020/2021 di Aula Polbangtan Medan secara daring dan luring.

Direktur Polbangtan Medan Ir. Yuliana Kansrini M.Si, di Medan, Senin (14/12) mengatakan, seluruh 155 calon mahasiswa yang dikukuhkan terdiri dari 3 program studi yakni Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (62 orang), Prodi Penyuluhan Perkebunan Presisi (62 orang), dan Prodi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (31 orang).

Ia menjelaskan bahwa seluruh mahasiswa yang dikukuhkan setelah seluruh mahsiswa ini mengikuti rangkaian kegiatan masa bimbinhan dasar (Mabidama) secara daring selama satu minggu (12-16/10/2020). Tambah, pengukuhan ini merupakan amanat dari statuta nomor 33 tahun 2020. 

"Dengan kegiatan pengukuhan ini, pembinaan mahasiswa akan terus dilakukan terutama soal kedisiplinan yang tentunya akan menjadi kunci utama suksesnya pendidikan di Polbangtan Medan," katanya. 

Ia mengatakan, mahasiswa Polbangtan Medan merupakan agent of change yang akan membawa perubahan kepada seluruh masyarakat khususnya pada dunia pertanian. 

"Kita ketahui bahwa sektor pertanian adalah sektor yang mampu bertahan di tengah situasi pandemi CIVID-19. SDM pertanian yang bekerja dibidang pertanian memiliki kontribusi terhadap ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia dan juga memiliki tanggung jawab untuk kesejahteraan petani," kata Yuliana.

Yuliana juga menyebutkan, Polbangtan Medan menghasilkan lulusan sebagai job creator dan job seeker. Sebagai seorang job creator, lulusan ditempa untuk menjadi calon wirausaha muda pertanian milenial. Selain memiliki daya saing, Mahasiswa harus memiliki daya sanding kolaborasi yang tinggi. 

Mengutip arahan Dirjen Pendidikan Vokasi, Yuliana juga menyampaikan bahwa lulusan pendidikan vokasi diharapkan tidak hanya memiliki IPK yang tinggi tetapi lebih penting lagi harus memiliki 2 aspek yaitu kompetensi dan passion. 

"Passion yang akan membantu generasi muda untuk bertahan di masa depan. Keberadaan passion akan menjadikan hal-hal berat akan menjadi ringan, hal sulit juga akan terasa mudah. Passion sangat dibutuhkan untuk memilih bidang yang ingin dimiliki dan ditekuni oleh mahasiswa. Kompetensi yang dimiliki mahasiswa meliputi 3 hal yaitu hard skill, soft skill dan integritas," jelasnya. 

Lebih dari itu, Yuliana berharap, kedepannya mahasiswa Polbangtan Medan tidak hanya memiliki hard skill namun yang lebih penting lagi adalah memiliki karakter yang berbudi luhur, berjiwa enterpreneur, memiliki jiwa kepemimpinan, inovatif dan tangkas.

Turut hadir di acara pengukuhan secara daring ini, para orangtua mahasiswa baru, Sekretaris Jendral Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, Kepala BPTP Sumut, Kepala BP2TP Sumut, Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Danyon Kavaleri Naga 6 Karimata dan seluruh civitas akademika Polbangtan Medan.