Dukung ketahanan pangan nasional, Polbangtan Medan adakan

Dukung ketahanan pangan nasional, Polbangtan Medan adakan

Senin, 29 Juni 2020

Medan (ANTARA) - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan mengadakan Web Seminar (Webinar) dengan menghadirkan berbagai narasumber yang kapabel dibidangnya. Moderatornya Puji Wahyu Muliyani, S.P, M.Sc.

"Webinar ini membahas berbagai perubahan individu dan aktivitas di masyarakat dampak pandemi COVID-19 dari segala aspek utamanya pendidikan," kata Direktur Polbangtan Medan Ir Yuliana Kansrini, M.Si menghubungi, Senin (29/6) malam.

Webinar seri I "empowerment comunity" yang diselenggarakan Prodi Penyuluhan Perkebunan Presisi bersama BEM Polbangtan Medan, Senin (29/6) ini mengangkat tema "Strategi Pemberdayaan Masyarakat Secara Berkelanjutan dan Berbasis Pengetahuan Lokal (Local Knowledge) Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional."

Tiga narasumbernya yaitu Gde Sugiarta, S.T ( Director of IDEP Media dan Aktivis NGO), Madonna, S.E (Pengurus Bumi Ceria Foundation dan Facilitator of Social Enterprise), dan Felmi Yetti, S.S ( Secertary of Bumi Ceria Foundation dan Womanpreneur).

Adapun peserta webinar ini bukan hanya berasal dari mahasiswa Polbangtan Medan saja, banyak peserta dari kampus lain dan bahkan ada juga peserta yang juga adalah dosen dari berbagai kampus ternama.

Materi Gde Sugiarta mengenai "Inovasi Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat". Mulai dari mengajak orang untuk membuat pertanian itu terlihat keren dengan berbagai cara mulai dari mengajak para kaula muda untuk berpartisipasi, mengajak beberapa seniman seperti band/artis untuk menarik minat banyak orang, hingga membuat bentuk kebun yang menarik agar menambah ketertarikan masyarakat dalam bertani.

Narasumber lain Madonna dan Felmi juga tidak kalah menarik dengan materi narasumber pertama Sugiarta yaitu dengan materi mengenai  "Bumi Ceria" serta memutar secara visual.

"Semua peserta webinar yang terdaftar mendapatkan e-sertifikat. Tujuannya untuk menambah antusiasme orang untuk mengikuti webinar ini," kata Yuliana seraya menyatakan semoga webinar ini bermanfaat untuk menambah wawasan ditengah menghadapi COVID-19 dan era tatanan normal baru "new normal".